Senin, 07 Mei 2012

cara mengukur kabel busi

kabel tegangan tinggi (busi) adalah salah satu komponen pengapian yang sering di lupakan teknisi untuk di lakukan pengukuran. bila resistance atau hambatan tiap-tiap kabel busi telah melebihi spesifikasi yang di anjurkan maka, akan berpengaruh pada api yang di percikkan oleh busi akan menjadi kecil, sehingga performance engine pun menjadi kurang enak.

biasanya dampak dari kabel busi yang sudah rusak yaitu, mesin nyendat-nyendat atau mbrebet, saat putaran idle mesin tidak normal (goyang/ngginjal), mesin susah di starter,penampakan di elektroda busi hitam berjelaga atau banyak arang.
bagi anda yang mengalami masalah di atas bisa anda lakukan pengecekan sistem pengapian salah satunya dengan mengukur hambatan kabel busi.
alat yang di butuhkan yaitu MULTI TESTER atau biasa di sebut AVO METER.
caranya yaitu:
pertama-tama anda harus melepas kabel busi mobil anda satu per satu, saat mencopot harap hati-hati, jangan mencopot dengan cara menarik kabelnya, karena hubungan inti arang kabel mudah terlepas dari stecker saat kabel di tarik.
lalu ambil multi tester anda dan set selector pada posisi ohm, hubungkan kabel (+) warna merah pada ujung kabel busi, dan kabel (-) pada sisi ujung yang satu lagi dari kabel busi.
lalu baca berapa besar hambatanya, spesifikasinya 10-25 K ohm.
pada mobil karburator lakukan pengecekan 5 kabel, termasuk kabel koil.
bila hasil pengukuran anda melebihi spesifikasi maka ganti kabel busi.
bagi anda yang belum tau cara penggunaan multi tester silahkan download tutorial cara menggunakan multi tester 5,3 MB dengan mengklik link DOWNLOAD.


write by.wildan pp

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

budayakan berkomentar yang baik, jangan spam....!!!!!
komentar spam akan langsung di hapus.